Susahnya memulai..

Posted: November 28, 2012 in Curcol

Meretas sesuatu yang awal atau paling pertama merupakan hal yang sangat sulit,,ibarat kita sedang menebang pohon kelapa, maka hentakan kapak pada permulaan itu akan sangat menyulitkan. Kulitnya yang keras dan licin menjadi kendala yang sangat berarti. Namun ketika ia telah mencapai titik lunak maka akan mudah tuk kita patahkan.

Hal tersebut sama dengan kerja keras yang kita mulai. Apapun itu, usaha perdagangan, usaha perkantoran, bahkan usaha percintaan sangat sulit pada masa-masa awal. Begitupula dengan usaha tuk menulis. Banyak yang mengatakan, menulis itu gampang, hanya menuangkan ide dan pikiran yang ada ke dalam rangkaian kata-kata. Namun kenyataannya tidak, banyak hal yang terus menggoda kita tuk tak bisa memulai ataupun konsisten dengan kegiatan menulis.

Ini merupakan tulisan kedua saya di blog ini, memang tidak penting tuk menuliskan hal-hal seperti ini, namun hal inilah yang menurut saya sangat urgent tuk dipublish. Sebenarnya, lebih banyak motivasi atau cerita penyemangat yang bisa di tuliskan dalam blog ini, namun semua hanya sebatas ide dan sulit menjabarkan dalam bentuk real sebuah tulisan. Kesulitan itu tentu saja bukan hal yang mudah tuk dilalui. Sebagian besar yang membuat saya tak menulis adalah waktu. 

Waktu, hal yang tak mungkin terulang dan memiliki arti yang sangat mendalam bagi semua orang. Tak ada orang yang  bisa menghentikan waktu, kita dapat mengatur waktu tersebut. Seseorang pernah berkata pada saya, kita tak akan pernah mempunyai waktu,,,sampai..kita mau meluangkannya. Yah, memang benar, waktu itu tak dapat kita miliki, namun kita bisa memilikinya jika kita mau meluangkannya. Sebagian besar waktu kita terbuang tuk hal-hal yang memang tak terlalu penting, akita berbaring, menghayal, berpikir, dan akhirnya tertidur. Tak pernah tersadari bahwa hal-hal itu telah mencuri banyak waktu produktif yang kita memiliki.

Hal lain yang menjadikan kita biasa sulit tuk menulis adalah rasa lelah. Aku pribadi selalu berpikir bahwa menulis itu gampang, namun terkadang waktu yang ada selalu membuat aku terlena dengan perasaan yang lelah yang aku rasakan. Ketika kita merasa lelah, memang kita harus beristirahat. Namun terkadang waktu beristiraht ini telah melampui batas kewajaran.

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s