Kawan lama

Posted: November 17, 2013 in Curcol, Rasa
Tags:

Sudah lama rasanya tak bertemu dengan teman-teman semasa SMP dulu. Yah, sudah hampir 7 tahun lamanya. Namun kisah masa SMP dulu itu seakan kembali hadir dalam pikiranku saat ini. Mengapa tidak wajah kawan lama itu secara tak sengaja membawa kenangan masa kecil melalui video yang dia unggah ke dalam situs youtube. Aku melihatnya secara kebetulan saat menelusuri facebook teman yang lain. Dalam video tersebut aku melihatnya memegang stik drum dan yah dia telah menjadi artis saat ini walau tak seterkenal bintang ibukota namun ia sudah sering tampil di berbagi event event lokal dan nasional, bahkan saat ini bersama dengan grupnya, ia telah dikontrak untuk tampil dalam acara mingguan sebuah televisi swasta. Wow lumayan kan bisa tenar dan terkenal dengan cara yang memukau. Yah, itulah dia kawan lamaku yang memang sedari dulu memang suka bermain musik
Aku masih ingat saat SMP dulu, aku akrab dengan dia dan beberapa teman yang lain. Waktu itu aku murid pindahan pada tahun terakhir di masa SMP. Menjadi murid pindahan bukanlah hal yang mudah. Perlu penyesuaian diri yang cukup lama, namun syukurlah teman baru yang saya temui cepat menerima saya dan berbagi ruang dalam persahabatan. Aku memang anak yang pendiam, aku suka musik namun aku tak pandai bermain musik begitupun dengan olahraga. Dua hal yang mungkin menjadi idola bagi sebagian besar anak muda. Hal ini yang sering membuatku minder dalam pergaulan dengan teman-teman baruku. Mereka suka bermain musik dan berolahraga.
Saat jam istirahat, mereka memainkan gitar sambil bernyanyi bersama, baik cowok dan cewek semua pandai bermain musik. Jika semua sudah bernyanyi maka kelas akan semakin ramai. Di sisi lain, teman-teman cowok biasanya lebih senang bermain bola di lapangan basket yang berada tepat di ruang kelasku, terkadang aku ikut main namun hanya sebagai pelengkap team saja, namun itu sudah cukup untuk menunjukkan solidaritas bersama teman-teman yang lain.
Aku juga masih ingat saat pertama kali aku diajak main ke rumah teman lamaku itu, ia tinggal di tempat yang cukup jauh dari sekolah. Hari itu hari minggu, saat kami sepakat untuk berkumpul di rumah teman lama itu. Sebenarnya ada tugas yang kami kerjakan saat itu, namun aku lupa tentang tugasnya, yang teringat jelas sampai saat ini adalah drum set atau perlengkapan drum yang tersusun dari peralatan-peralatan bekas seperti baskom, ember dan kaleng-kaleng bekas minuman dan makanan. Semuanya tersusun layaknya perlengkapan band sungguhan. Dan tak lupa stik drum dari ranting pohon. Semua lengkap, kami bernyanyi diiringi gitar dan drum tersebut bahkan kami bergantian memainkan drum untuk memperlihatkan kemampuan masing-masing dan tentunga aku menjadi pemain yang paling buruk.
Bukan itu saja kenangan bermain musik yang masih teringat bersama teman lamaku tersebut. Aku masih, ingat waktu kala itu sebuah festival musik akan diadakan di pusat kecamatan. Dan tentunya hal itu menjadi berita gembira baginya, dengan mengajak beberapa teman ia berencana untuk mengikuti event tersebut. Semua usahanya mulai terkandala dengan kurangnya personil group band yang dibentuknya. Ia harus berusaha lebih keras lagi meyakinkan teman dari kelas lain yang punya skill yang dibutuhkan tersebut untuk bergabung dengan grup bandnya. Banyak diantara mereka yang menolak untuk bergabung. Dia berusaha lebih keras lagi Dan akhirnya semuanya dah lengkap dan latihanpun mereka lakukan dengan waktu yang tersedia. Semua serba kekurangan dan aku masih ingat waktu itu, mereka menggunakan peralatan sewaan yang tidak mereka miliki. Yang ada hanya tekad yang kuat dan kemauan untuk tampil. Dan semua usaha mereka membuahkan hasil, mereka lolos ke babak selanjutnya.
Babak selanjutnya ternyata semakin berat bagi grup band mereka, salah satu personilnya mengundurkan diri dan bergabung dengan grup lain yang dulu sempat mengacuhkan grup band mereka, sungguh hal yang sangat merugikan bagi mereka, namun selalu ada jalan bagi mereka yang mau berusaha. Mereka menemukan pengganti yang baru dengan skill yang cukup baik, mereka dapat tampil di babak selanjutnya tersebut, walaupun mereka akhirnya gugur dan tak dapat melaju ke babak final. Yah sebuah perjuangan yang bernilai dan mengajarkan banyak hal tentunya.
Kini kawan lama itu mungkin tak lagi mengenang masa-masa tersebut, toh dia telah sukses bersama musik dan impiannya tuk tampil di depan orang banyak. Tapi bagiku, inspirasi musik dan lagu yang kau hadirkan mungkin sebuah cerminan berharga bagaimana sebuah perjalanan hidup penuh dengan lika dan liku, bahkan terkadang terjal, curam dan menanjak, dan semuanya harus kita lalui, dengan sebuah tekad yang kuat dan jangan pernah menyerah..sampai kapanpun.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s