Dirimu yang Dulu

Posted: February 7, 2014 in Rasa

Surat itu bukan lembar ijazah,.. ia terbaring dalam lenganku ibarat cecuit lucu anak burung gereja yang manja dan hanya mampu tergerak lemah menggemaskan. Tertulis namaku dalam rangkaian kata-katanya. kau merindu dalam kepingan rasa yang genap kau kumpulkan dalam tulismu.
Dulu tak ada kata darimu hanya kerlingan mata bulatmu yang menyejukkan, kau katakan semua dalam tingkahmu.semua. tak ada yang kau sembunyikan. Aku mencinta dirimu bukan menasbihkan aku sebagai milikmu. kita berikrar layaknya pencinta termabukkan harum wanginya kasih.
Kini semua hanya sebuah kenangan. Bagian sederhana dari sebuah sejarah berbaris dalam deret waktu yang akan tertengok kala usia menua. Kau kenangan indah itu, semakin lama menusuk nusuk waktu silam mencoba merombak cela dan muncul. Kini ia berhasil mengalahkan ego kekinianku. Ia mencuri-curi waktu kembali bertengger manis dengan angkuhnya. Senyumku mengembangkanmu. Puaslah kau.. Kau yang dulu pergi saat hati beku menjauh. Takkan knsalahkan waktu yang garang menamparku. Tersadarkan aku, yakinkan diri takkan kumiliki masa itu.

Advertisements
Comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s