Tujuh Lapis Waktu Menunggu

Posted: February 16, 2014 in daily life, experience
Tags: , ,

Hari ini, tepatnya siang ini, saya menghadiri acara konser dan launching mini album perdana dari grup vokal “Aligo”. Hm, mungkin banyak yang belum tau atau belum kenal..kalo begitu kita kenalan dulu deh dengan kelompok vokal yang satu ini. (anggap aja dah jabat tangan yah.hehe). Meski baru kenal tapi jangan salah, kelompok vokal yang mengusung tema musik positif ini telah ada sejak tujuh tahun lalu loh, tepatnya mereka berulang tahun pada tanggal 13 Februari yang lalu, beda sehari saja yah dengan hari Valentine.

Tempat konsernya itu di Kampung Popsa, saat saya datang masih sepi, sempat kecewa juga sich karena acara molor saudara-saudara. Yah, saya heran, kenapa budaya jam karet yang ada disetiap acara itu sangat lazim di Indonesia, berbagai alasan mungkin menjadi penyebabnya, namun tak ada yang bisa saya lakukan selain menunggu saja. Dan waktu menunggu itu terbalas jua akhirnya

Acara dimulai juga, namun bukan grup vokal aligo yang ditampilakn pertama kali sich, ada beberapa artis lokal yang menjadi pengisi acara terlebih dahulu. Ada grup music Cellocoustic, Diantini, Glory Voice dan Asykar Mousa.

DSC_0030[1]

Meski hanya sebagai pendamping dari Konser Aligo tapi mereka tampil luar biasa. Saya paling suka dengan penampilan Glory voice, permainan vokal mereka luar biasa men. Membuat saya tak melewatkan sedikitpun tampilan mereka.

DSC_0031[1]

Dan tibalah saatnya Aligo tampil, mereka membawakan lima lagu berturut-turut, meski cukup lelah, namun mereka berhasil menciptakan konser musik yang hidup, memukau dan menarik perhatian semua mata yang hadir. Mestinya saya standing applause demi mereka, namun saya malu-malu pemirsa. hehe. Sungguh penampilan yang luar biasa. Aligo telah menjadi artis lokal yang berkualitas. Konser yang sukses dan tentunya penonton yang puas.

DSC_0032[1]

Dan karena kita sudah puas dengan konsernya, sekarang saatnya bercerita tentang Aligo itu sendiri. Grup vokal yang beranggotakan Ato, Zul, Mail, Fahmi, Ardi, Accank and Achink ini berasal dari kota yang jauh dari Kota Makassar, tapi karena besar dan berkembang di Makassar, mereka lebih di kenal di Kota ini ketimbang di Belopa,kota asal grup vokal ini. Namun, hal tersebut tidak serta merta membuat mereka semua melupakan kota kelahiran mereka tersebut. Buktinya nama grupnya saja Aligo yang merupakan singkatan dari “Al-Kahfi I La Galigo”. Taukan pemuda al-kahfi? Yah benar, para pemuda yang ditidurkan selama beratus-ratus tahun karena menjaga keimanan mereka. Trus kalo I Lagaligo? Pasti tau juga kan? Masa nggak tau sich? Itukan nama museum yang ada Benteng Rotterdam, dan ternyata nama itu diambil dari nama anak dari Sawerigading, Putra Mahkota Kerajaan Luwu.(Tau nggak Luwu dimana? Hm..Luwu itu adalah kabupaten di Sulawesi Selatan yang ibukotanya itu kota Belopa). Yah, I Lagaligo ini sangat terkenal karena menciptakan sebuah Mahakarya Sastra Dunia yang sangat panjang, bahkan lebih panjang dari cerita Rama dan Sinta dari India itu. Jadi nama aligo ini kerenkan? Dua generasi pejuang muda yang berkerja dalam dunia islam dan juga tetap menjunjung tinggi kearifan lokal, dan tentunya tetap berharap kelak bisa mendunia seperti karya I Lagaligo. Aamiin.

Kalo berbicara mengenai karya, kelompok vokal ini telah mengeluarkan album mini berisi lima buah lagu ciptaan mereka sendiri. Kelima lagu tersebut berisi pesan religi dan semangat membangun generasi muda yang sangat kental. Liriknya sederhana, namun dalam dan menyentuh, dengan mengangkat sisi kehidupan sehari-hari, lagu-lagu mereka bisa menjadi motivasi bagi para pemuda yang galau atau kurang semangat menjalani hidup. Kalo nggak percaya beli saja albumnya, cuma 35K kalian bisa sekalian beramal, karena 10% dari hasil penjualan album tersebut akan disumbangkan pada pondok pesantren. Lumayankan, bisa menikmati musik enak dan juga mendapat pahala. hehe..promosi dulu.

Oh iya, satu lagi, Grup vokal ini juga telah berhasil lolos audisi tertutup Indonesia’s Got Talent SCTV untuk wilayah Makassar, jadi nggak lama lagi mereka akan beraksi di panggung megah tersebut. Mohon doanya yah kawan-kawan mudah-mudah Aligo dapat terus maju dan tetap membawa dampak positif bagi generasi muda Indonesia melalui musik positif mereka.

P.S: Sebuah mimpi dari teman-teman mungkin dulunya hanyalah candaan belaka, toh kini semua perlahan mulai pasti. Aku ingat dulu kala kalian mungkin berkata, “kalo saya nanti jadi artis saya akan kasi kalian tanda tangan saya gratis”, lalu teman yang lain membalas, “biar gratis nda mau tong ja tanda tanganmu” hehe, memang lucu kala itu, kata artis mungkin hanya ada diruang jauh dari cita-cita  kalian semua, namun dalam mimpi dan kerja keras dalam malam-malam yang kalian habiskan untuk berlatih dan berkarya, kalian telah membuktikan apa yang seharusnya kalian gapai. Dalam setiap lirik dan nada yang kalian lantunkan diberbagai sisi bumi dan langit telah membuktikan eksistensi yang kalian sodorkan dalam musik dan motivasi pemberi semangat. Semoga semangat kalian terus tertularkan pada semua generasi muda di seluruh pelosok negeri. Aamiin

Kawan Lama.:)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s