Ketika aku harus menentukan nasib bangsaku

Posted: March 3, 2014 in Asal
Tags: ,

Menjadi kepala negara bukanlah hal yang mudah. Setelah menjabat selama 4 tahun ini, saya bisa merasakan betapa sulitnya menentukan sebuah kebijakan. Di saat rakyatku menderita dan tersiksa dengan ekonomi, muncul keadaan lain yang seakan memaksa saya tuk getol berpikir dalam setiap pilihan yang ada. ketika kepentingan rakyat dan kepentingan politik negara ini diadu, saya melihat semua memiliki kepentingan.

Tak ada yang mau mengalah, rakyat melihat pemimpin seperti saya kejam, sedang saya terus berusaha memberikan yang terbaik untuk rakyat. Mungkin rakyat tidak pernah tahu atau mereka sengaja tak tahu, bahwa semua keputusan yang saya putuskan bukanlah murni buah pikiran saya, bahkan tak jarang pertentangan hati saya dan keputusan yang saya ambil terjadi. Toh, ada banyak faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan itu, bukan hanya saya seorang, banyak yang ikut serta, walau yang diamanahkan untuk memberikan validasi atas semua keputusan adalah saya, sebagai pemimpin dan pemegang kekuasaan tertinggi di negara ini.
Terkadang saya heran, apakah rakyat pikir saya ini malaikat? yang tak pernah luput dari salah? Sebaik apapun niat saya toh tak ada yang peduli, mereka, rakyat, hanya melihat dari sisi luar saja. Mungkin sekali-kali saya dan rakyat perlu saling berganti peran agar rakyat bisa mengerti, apa yang saya bisa lihat ketika saya berada di puncak kekuasaan ini.
#catatan kepresidenan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s