Archive for September, 2014

Masih Bersamamu, Dulu dan Kini

Posted: September 27, 2014 in cerpen, Rasa
Tags: , ,

Saya tak pernah menyangka dalam deret waktu yang sangat lama itu saya tak mampu menepis ruang rindu yang tak semestinya hadir dalam hati yang telah tertambat pada ruang kasih yang abadi ini. Aku dan ruang memori kita dulu itu mengajarkanku akan banyak hal. Seperti cinta yang sejatinya tak pernah luntur pada jarak dan masa kala itu
Ah sudahlah, tak ada jua gunanya saat ini, semakin lama semakin sakit mengenang masa lalu itu. Toh saat ini waktu telah mengubur dalam luka itu, sakit yang tak bisa dimengerti oleh hati ini karena semestinya semua tak seharus seperti ini. Mungkin rumit kisah ini tuk dirunut semakin mendalam. Namun aku tahu, bahwa dalam setiap kebersamaan itu, ada rindu yang mengharuskan aku mengunjungi kenangan kita dulu, bahkan saat kita tak bertemu dalam nyata. (more…)

Advertisements

Surah Al-Fath, Verse 29

Posted: September 14, 2014 in motivasi

مُّحَمَّدٌ رَّسُولُ اللَّهِ وَالَّذِينَ مَعَهُ أَشِدَّاءُ عَلَى الْكُفَّارِ رُحَمَاءُ بَيْنَهُمْ تَرَاهُمْ رُكَّعًا سُجَّدًا يَبْتَغُونَ فَضْلًا مِّنَ اللَّهِ وَرِضْوَانًا سِيمَاهُمْ فِي وُجُوهِهِم مِّنْ أَثَرِ السُّجُودِ ذَٰلِكَ مَثَلُهُمْ فِي التَّوْرَاةِ وَمَثَلُهُمْ فِي الْإِنجِيلِ كَزَرْعٍ أَخْرَجَ شَطْأَهُ فَآزَرَهُ فَاسْتَغْلَظَ فَاسْتَوَىٰ عَلَىٰ سُوقِهِ يُعْجِبُ الزُّرَّاعَ لِيَغِيظَ بِهِمُ الْكُفَّارَ وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ مِنْهُم مَّغْفِرَةً وَأَجْرًا عَظِيمًا

Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka. Kamu lihat mereka ruku’ dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud. Demikianlah sifat-sifat mereka dalam Taurat dan sifat-sifat mereka dalam Injil, yaitu seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya maka tunas itu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi besarlah dia dan tegak lurus di atas pokoknya; tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mukmin). Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh di antara mereka ampunan dan pahala yang besar.
(Indonesian)

via iQuran

Minggu lalu seorang dosen saya memberikan beberapa tips hebat tentang bagaimana menghasilkan penelitian yang berbobot dan mampu menembus seleksi tingkat nasional bahkan internasional. Ternyata apa yang beliau sampaikan tak jauh dari apa yang kita sebut sebagai strategi, yaitu seperangkat tindakan yang dilakukan untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Nah, terkadang orang mempunyai tujuan yang sama namun mereka tidak mencapai tujuan itu secara bersama-sama karena mereka mempunyai strategi yang berbeda. Satu hal yang menarik dari pengalaman yang disampaikan oleh dosen tersebut adalah bagaimana ia menjelaskan apa yang dilakukannya selama ini dalam mencapai kesuksesan karirnya sebagai ‘strategi hidup’. Untuk strategi hidup ini dapat dibaca pada fragment 2 tulisan “Sekeping Mozaik Kehidupan

Terlepas dari pembahasan strategi hidup, saya menemukan sebuah materi tentang strategi belajar yang menurut saya cukup berharga untuk disampaikan kepada teman-teman semua, khususnya dalam pendalaman materi. Yah, karena tuntutan untuk menguasai satu bidang kajian yang lebih mendalam untuk mencapainya yang namanya profesionalitas. (more…)

Jalur yang Baru

Posted: September 13, 2014 in Curcol, experience
Tags: , , ,

Ingin ku ceritakan padamu tentang ruang yang pernah kita singgahi bersama. Tentang mereka yang berlaku bak penguasa dan menjadikan kita tertindas. Entah seperti apa mereka kini, saat cerita kita terus berlanjut dalam kenang kita dan kata-kata kita masih kerap mengutuk mereka. (more…)

Teruntuk Perindu Kebersamaan

Posted: September 11, 2014 in Uncategorized

Hari ini diakhiri dengan alunan lagu nan merdu bak bintang yang konser di tengah sepinya malam yang gelap dan sunyi. Ia bersaut sautan dan saling memanggil dalam ruang yang tak semestinya terjadi. Dalam pekat malam dan rindu yang dingin bak salju beku dalam ruang yang semakin sepi. Malam semakin larut dan hilang dalam pusaran keabadian rembulan yang tak mengenal senja..meski terkadang dipertemukan pada siang dan fajar yang selalu menggantinya. (more…)

Sekeping Mozaik Kehidupan

Posted: September 10, 2014 in Curcol, daily life, Rasa
Tags: , ,

Rindu pada ketikan kata-kata ini menjadikan diriku sedikit menghasut jemari tuk kembali bermain dengan tuts keyboard laptop ini. Sudah seperti dahulu dalam ruang tanpa kepastian dan kesibukan dengan kesendirian, tak ada yang berarti dan mendesak tuk diselesaikan hari ini, maka sejenak bersama lembaran kisah yang terekam dulu mencoba tuk menjadikannya fragment kisah dalam tulisan ini. Terima kasih untuk mereka yang menginspirasi, tiga kisah dalam mozaik kehidupan, selamat membaca: (more…)