Pesan dari Sang Hujan

Posted: November 19, 2015 in motivasi, Rasa
Tags: ,

image

Saat hujan kembali turun dengan derasnya, seketika itu ia menjadi menarik tuk dinikmati. Beberapa dari kamipun menyambangi tepian jendela kaca yang menampilkan betapa derasnya hujan menghujam tumpukan debu-debu di permukaan kota Makassar. Sejenak seakan terasa dinginnya suasana di luar sana menyelimuti ruangan tempat kami berkumpul ini. Titik-titik embun bermunculan di sisi luar kaca-kaca jendela. Kabut yang kian menebal seakan membatasi jarak pandangan kami atas pemandangan gedung-gedung tinggi di sekitar menara Bosowa ini. Dari sudut kiri lantai ke delapan Gedung tertinggi di kota daeng inilah, sebuah pemandangan akan hujan menjadi sedikit berbeda. Ruas-ruas jalan yang basah, gedung-gedung yang terlihat lembab, dan awan-awan hitam yang bergelayut memuntahkan beban titik-titik hujan yang sedari tadi tumpah ke bumi.
Dingin yang terasa di luar sana seakan menular ke dalam bilik-bilik kecil di gedung ini. Di antara kesibukan mengajar para klien, trainer-trainer mulai terserang virus-virus ngantuk. Tapi untunglah banyak waktu tuk beristirahat sejenak tuk mengurangi rasa penat bersama redupnya mata para trainer di ruang ini. Mereka membagi kisah tentang apa yang lagi trend di luar sana, menikmati kisah cinta tak kala serunya tuk diceritakan ataupun sekedar mengumbar canda tuk membunuh rasa kantuk yang terkadang mencoba tuk mengalahkan semangat para trainer.
Bagiku secangkir kopi pekat hitam terasa begitu nikmat saat ini, memandangi butir-butir hujan yang tersisa di sisi-sisi jendela kaca, dan menyaksikan kehangatan yang mulai terasa saat hujan mulai redah. Yah, hujan berhenti begitu cepatnya, tak begitu lama ia melepaskan aroma-aroma khas musim hujan di kota ini, berganti dengan munculnya mentari yang terlihat malu-malu dari balik awan gelap di atas sana. Sambil terduduk santai dan bersandar pada kursi kantor ini, sebuah keping kenangan seakan melintas di depanku, sebuah kisah yang terjadi dulu, ketika hujan menjadi kesenangan terbaik buat kami, anak-anak dusun yang berkejar-kejaran dan berbasah-basahan dalam rintik-rintik hujan. Tanpa ada khawatir akan sakit, tanpa ada resah akan kotor dan bau dari pakaian yang berlumur lumpur. Hujan selalu membawa indah kenangan dahulu, mungkin benar sekali kata orang kebanyakan bahwa hujan itu hanya sebagian kecil butiran air yang jatuh ke bumi, namun sebagian besar dari hujan adalah kenangan yang kembali menyentuh ingatan kita.
Kini hujan berlalu bersama ingatan yang kembali ke masa kini, menatap kembali lembaran-lembaran buku yang belum sempat terselesaikan. Selama dalam ingatan ini bersemayam memori-memori indah tuk dikenang, maka hujan akan selalu dirindukan hadirnya. Bukan hanya hujan membasahi bumi, tapi ia juga memberikan dampak kepuasan terhadap pribadi-pribadi yang senang merindu.

image

Meski tak dipungkiri akan kebahagiaan yang ditimbulkan oleh nikmat hujan ini, terkadang ia menjadi masalah yang cukup berarti bagi sebagian orang. Mendapat hujan yang tiba-tiba turun dalam perjalanan seorang pengendara motor tanpa ada mantel huja  yang dibawa adalah salah satu contoh terkecilnya. Jemuran pakaian yang hampir kering di luar rumah terpaksa harus kembali basah saat para penghuni rumah tersebut tidak ada yang berada di rumah saat hujan terjadi. Terlebih lagi bagi mereka yang hidup di gubuk-gubuk kecil reot dan hampir ambruk di pinggiran-pinggiran kota metropolitan baru ini, hujan bagi mereka adalah ancaman akan kenyamanan tidur mereka, ancaman akan ketersediaan ruang yang hangat bagi mereka dan sumber masalah akan penyakit ataupun kebersihan yang terkadang memang telah menjadi masalah terburuk bagi mereka selama ini. Hujan membawa ujian bagi mereka di luar sana, mengajarkan kepada mereka akan kesabaran dan sekaligus mengajarkan kami yang ada di ruang-ruang gedung ini untuk bersyukur dengan keadaan hidup yang Tuhan berikan. Dengan hujan yang menyapa hari ini, setidaknya bukan hanya titik-titik hujan ia hempaskan pada setiap sudut kota ini, namun pelajaran tuk selalu melihat hal-hal yang jauh di sana, hingga kita akan tetap bahagia dan bersyukur akan hidup dan kehidupan yang selalu berbaik-baik pada diri ini. Semoga hujan selalu datang dengan hikmah yang selalu mendewasakan dan membijakkan diri hingga kelak diri ini akan menjadi pribadi yang sempurna dan tercerahkan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s