Sudut Kisah di Kota Daeng

Posted: January 28, 2016 in Uncategorized

Hidup di kota besar tak selamanya menawarkan kebahagiaan dan kesenangan. Seperti roda-roda yang terus berputar, kehidupan terkadang akan berada pada level terendah dalam perjalanan hidup. Namun selama usaha tetap ada, maka hidup akan tetap bertahan hingga mentari terbenam di ufuk barat.

DSC_0024_1

Beranjak di pagi hari dengan sejuta harap akan usaha yang berbuah hasil yang memuaskan. Tak peduli dengan penat dan tak peduli dengan hiruk pikuk kota yang semakin hari tak bersahabat. Jarak terbentang pun mungkin tak terasa lagi. Yang terpenting adalah waktu yang harus dimaksimalkan untuk mencari nafkah

DSC_0505_1

Jika hari telah berlalu pada setengah waktunya, kebahagiaan tuk beristirahat dan bercengkrama dengan keluarga mungkin akan menjadi hal yang mustahil. Bersama dengan pekerjaan dan tanggung jawab, terkadang waktu istirahat tidak ada sama sekali.

DSC_0680_1

Hidup yang begitu keras terkadang memaksa diri tuk tetap bekerja pada usia yang sudah uzur. Pada mereka yang terkadang tak layak lagi berjuang di tempat kerja, hingga menjadikan sisa tenaga untuk tetap berjuang mengais sisa-sisa sampah tuk sekedar menambal rasa lapar tuk hari ini.

DSC_0554_1

Pun begitu tubuh yang tak lagi kuasa bekerja. Tenaga hanya mampu ia gunakan tuk meminta belas kasih. Miris dengan keadaan bukanlah yang selalu ia harapkan, namun tak banyak yang bisa ia lakukan tuk tetap bertahan hidup di kota yang menjelang metropolitan.

Processed with VSCOcam with b5 preset

Processed with VSCOcam with b5 preset

Bahkan juga pada jiwa-jiwa kecil yang mestinya merasakan kebahagiaan masa kecil dan masa sekolah. Semua terampas dengan keadaan finansial yang menyedihkan. Jangankan sekolah, merasakan bahagia bermain dengan teman sebaya adalah harga mahal yang tak sempat ia beli.

DSC_0718_1

Dan di akhir hari yang melelahkan, melangkah pulang tuk kembali ke rumah adalah kebahagiaan yang selalu diimpikan. Meskipun terkadang hari tak selalu memberikan bahagia, pada perjalanan pulanglah rasa syukur selalu terucap. Selalu terasa rindu yang akan mengantar damai dalam perjalanan.

Begitulah potret kecil hidup mereka yang tak beruntung di kota besar ini. Tak penting apa yang mereka lakukan untuk bertahan hidup, namun yang perlu adalah rasa syukur tuk semua nikmat yang diberikan oleh sang pencipta.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s