Archive for the ‘experience’ Category

Ini adalah salah satu pertanyaan yang muncul dari kebanyakan teman-teman di Indonesia, dan memang masalah biaya ataupun jumlah uang yang dihabiskan untuk hidup di negara besar seperti Australia selalu jadi hal yang menarik untuk dipertanyakan. Namun sayangnya, tak ada jawaban pasti berapa total biaya yang dikeluarkan, hanya bisa memberikan gambaran kasar saja, kisaran total biaya yang dihabiskan dalam seminggu atau sebulan. Itupun akan bervariasi tergantung tempat tinggal dan kebutuhan pribadi.

Saya sendiri tinggal di Kota Geraldton, sebuah kota yang tidak terlalu besar namun memiliki fasilitas yang sangat lengkap. Untuk kebutuhan sehari-hari, seperti bahan makanan, alat-alat kebersihan dan pakaian dapat diperoleh dengan mudah di kota ini. Untuk pilihan tempat belanja kebutuhan pokok pun ada beberapa yang bisa jadi pilihan, seperti supermarket Woolsworth, IGA, ataupun Coles, sedang untuk kebutuhan pakaian dan sebagainya ada yang namanya Target, pun juga dengan alat-alat perkakas atau perlengkapan rumah akan mudah didapatkan di Toko Bunnings. Semua yang tadi saya tuliskan adalah toko-toko besar yang hampir semua ada di daerah Australia yang lain. Selain itu tentunya ada juga toko-toko kecil yang menyediakan pilihan yang lebih beragam tuk jenis barang tertentu di masing-masing kota. (more…)

Advertisements

Tiba-tiba saja suasana jadi mencekam, suara anjing yang menyalak dari kejauhan menambah rasa was-was. Suara gemuruh di langit pun sudah hampir sejam terdengar, bukan angin atau hujan seperti beberapa malam lalu, tapi helikopter yang sedari tadi mengudara di area tempat tinggal saya. Nampaknya mereka masih mencoba menyusuri dan mengintai tempat-tempat strategis untuk memastikan keadaan aman terkendali.

Pesan singkat dari nomor pemerintah kota baru saja masuk, saat melirik jam weker di dekat TV, terlihat kedua jarumnya hampir menunjukkan pukul 11 malam. Pesan ini nampaknya dikirim dari pemerintah kota Geraldton, isinya berupa info singkat adanya tahanan yang kabur dari penjara siang tadi, peringatan untuk berhati-hati dan memastikan semua pintu dan jendela tertutup rapat pun menjadi kalimat penutup dari sms tersebut. (more…)

Menemukan Jalan

Posted: December 31, 2017 in experience, Story

 

IMG_20171210_063611.jpg

Kami dan Pagi di Pare, Kediri

 

Tuhan tak memberikan apa yang kita inginkan, tapi memberikan apa yang kita butuhkan. Everything happens for a reason.

Atas nama apa lagi diri pantang bersyukur? Tuhan tidak memberikan yang diinginkan, namun membawa diri menggapai apa yang selama ini hanya bisa diimpikan.

Dalam akhir menghabisi tahun 2017, menjelang akhirDesember, diri ini berada di sebuah kecamatan kecil, berpopulasi cukup padat, tanpa destinasi wisata yang menonjol, tapi mampu menarik pengunjung dari berbagai penjuru Indonesia.

Dua bulan yang lalu, awal bulan September tepat tanggal 7, kaki ini berjejak di tanah dewata, tanah yang menjunjung tinggi tradisi yang menjadi gula manis penarik semut-semut wisatawan, bukan hanya dari Indonesia, tapi dari seluruh penjuru dunia,tak jarang mereka tidak tahu Indonesia, meski sudah berkali waktu ke Bali. The last paradise in the world, adalah tagline yang akan menyambut selalu di Bandara Ngurah Rai, seakan memberikan garansi kesan keindahan yang mungkin hanya bisa dinikmati di Bali. Yah, saya di Bali, bukan hanya sehari atau seminggu tapi lebih dari itu. Maka apa yang saya harus katakan untuk semua ini?

(more…)

“..Bagi pengendara…untuk tidak menggunakan handphone saat mengemudi…”

Suara merdu itu mulai akrab di telinga saya sejak beberapa bulan belakangan. Sejak menggunakan perangkat lampu lalu lintas yang baru, beberapa titik persimpangan di Kota Makassar telah dilengkapi dengan pengeras suara. Fungsi pengeras suara ini lebih sebagai media informasi yang berusaha mengingatkan pengendara yang melintas untuk tetap memperhatikan keamanan dan ketertiban saat berkendara. (more…)

“Hanya waktu yang masih setia pada janjinya. Menempuh 60 detik untuk menggenapi 1 menit dan 60 menit untuk menjadikan 1 jam”

Setahun berlalu dengan sejuta kejadian yang menghiasi lembaran kenangan. Kenangan yang sayang untuk dilupakan ibarat warna yang menggoreskan rupa di lukisan hidup kita. Jika harus menuliskan warna apa saja yang menghiasi lukisan hidup saya tahun ini, maka berikut ini beberapa warna yang memberikan nuansa baru di hidup saya:

1. Putih Hitam Kertas Tesis

20150410_100910Awal tahun menjadi perjuangan terberat menyelesaikan studi S2. Setelah tertinggal jauh menjelang masa liburan, Januari dan Februari menjadi saksi perjalanan awal penelitian tesis saya. Dari konsultasi yang menjenuhkan, keberadaan dosen yang timbul tenggelam, hingga persyaratan administrasi yang begitu menyulitkan. Semua seakan mendukung pengalaman yang tak terlupakan meraih gelar yang lebih tinggi.

(more…)

Finding Forester is an old movie that presented the life of very well-known writer who disappeared after publishing his first book. I find my way through this very inspirational movie how to enjoy writing and start to own special character or style in our writing. Somehow, we need to write everything to make sure that it is written already. To put forward some ideas that come out in the first beginning of the journey of writing, it is going to be so hard. We need to believe that actually we can make the challenging ideas to become exist only by writing it right away. Since the time will not wait for no one, start the writing when it is still on fire will increase the effectiveness and accuracy of the bright idea. This writing is devoted to the very simple of me. My competence to underlie the structure and the main story is very responsible for the style of this writing and also the hyper creativity that comes out in the right time leads the rest of this writing. I do understand for some reasons that I will make many things in the wrong places and/or bring the negative effects by the end of this writing. As the basic thing I have learned so far, the writing and the time will always in the same place to complete each other. By the time passed, we will see the writing becomes the story that allow many ideas come up, whether to criticise, to give a praise or even to ignore it. To be sure, no one will read the ideas of this writing, if I do not write it.

(more…)

Menunggu Tanpa Kepastian

Posted: March 2, 2015 in Curcol, experience
Tags: , ,

Sudah sejam duduk di ruangan ini, tak terasa kursi inipun mulai terasa hangat.
Entah semangat saya yang tadi berapi-api telah berpindah kepadanya, atau ia yang telah bosan menemaniku sedari tadi.
Selasar inipun mulai ramai, beberapa mahasiswa yang kebanyakan berhijab ini saling berebut kursi sembari mulai berkutat dengan laptop masing-masing. Samar-samar juga terdengar bisikan cerita tentang aktivitas perkuliahan mereka hari ini, serasa mereka lebih sibuk berbagi kisah ketimbang diskusi tentang tugas kuliah mereka.
(more…)

Jalur yang Baru

Posted: September 13, 2014 in Curcol, experience
Tags: , , ,

Ingin ku ceritakan padamu tentang ruang yang pernah kita singgahi bersama. Tentang mereka yang berlaku bak penguasa dan menjadikan kita tertindas. Entah seperti apa mereka kini, saat cerita kita terus berlanjut dalam kenang kita dan kata-kata kita masih kerap mengutuk mereka. (more…)

Who Knows

Posted: April 4, 2014 in experience
Tags: , ,

image

Selamat malam pembaca, atau mungkin selamat pagi bagi anda yang selalu ingin bersemangat. Tulisan ini dibuat sebagai bentuk apresiasi dan inisiasi dari saya terhadap sesuatu yang saya anggap penting untuk dinarasikan. Prof. Hakim said that “language must be spoken” but this is more important than a language itself, I think I need to write it. Karena dengan menulis maka sesuatu itu akan abadi melintasi ruang dan waktu. #cie.cie (more…)

Ada satu waktu dalam pembelajaran dulu dosen saya berkata ” kita Orang Indonesia punya budaya yang sangat besar malunya”. Dan kalimat tersebut disampaikannya kala membahas tentang persepsi Orang-orang terhadap para sarjana bahasa Inggris. Yah, kebanyakan orang-orang menilai keahlian bahasa Inggris seseorang dari kemampuannya dalam bertutur bahasa Inggris, padahal dalam bahasa Inggris ada banyak aspek selain kemampuan berbicara yang menjadi tolak ukur kemampuan berbahasa Inggris seseorang. Bahkan ada standard test tersendiri yang bisa digunakan sebagai tolak ukur tersebut seperti IELTS ataupun TOEFL. (more…)