Posts Tagged ‘ideas’

Selama berada di Geraldton, saya banyak melihat perbedaan antara sikap dan perilaku seorang anak dan perlakuan yang didapatkan oleh anak kecil di sini jika dibandingkan di kampung halaman saya.

Anak-anak merupakan makhluk lucu-lucu nan menggemaskan yang selalu membuat situasi jadi tak menentu. Terkadang kehadirannya begitu diharapkan, tapi tak jarang keberadaanya menjadi masalah yang tak dirindukan. Yang pasti dimanapun berada, anak kecil selalu mendapat perlakuan istimewa, tak terkecuali di negara-negara maju. Tulisan ini akan melihat seperti apa perlakuan yang diberikan terhadap anak-anak dan bagaimana sifat dan kelakuan anak-anak yang sering saya temui. (more…)

Advertisements

JPEG image-A26AC4C31196-1Seorang bocah laki-laki berambut pirang berlari kecil berkejaran dengan seorang anak perempuan di sela-sela lemari buku yang berjejer tak jauh di depan tempat saya duduk. Seorang ibu dan anak yang umurnya lebih muda dari bocah yang berlari tadi, duduk berdampingan sambil memegang buku yang mereka baca bersama, sesekali sang ibu membenarkan pengucapan kata yang dilafalkan sang anak secara perlahan-lahan.

Beberapa orang sibuk bermain dengan laptop mereka masing-masing di deretan meja tepat di belakang saya, satu dua kali terlihat salah satunya menjawab telepon, sedang yang lain memainkan jemari mereka di tuts keyboard¬†laptop mereka. Di sisi kanan saya dan sepanjang ruangan pegawai hingga meja resepsionis perpustakaan ini, orang-orang bergantian menggunakan komputer perpustakaan yang dibatasi hanya 30 menit saja perorang. Di depan meja resepsionis, terlihat kesibukan petugas yang sedang melayani mereka yang akan menjadi anggota perpustakaan atau sekedar bertanya tentang layanan perpustakaan. Di depan meja tersebut berjejer beberapa meja lagi yang sangat favorit, mungkin lokasi yang sangat dekat dengan pintu masuk dan akses colokan yang diberikan, menjadikannya tempat sempurna bagi mereka yang tidak ingin berlama-lama di perpustakaan ini ataupun kebetulan hanya ingin mencharge gadget yang lagi kekurangan daya.¬† (more…)

Finding Forester is an old movie that presented the life of very well-known writer who disappeared after publishing his first book. I find my way through this very inspirational movie how to enjoy writing and start to own special character or style in our writing. Somehow, we need to write everything to make sure that it is written already. To put forward some ideas that come out in the first beginning of the journey of writing, it is going to be so hard. We need to believe that actually we can make the challenging ideas to become exist only by writing it right away. Since the time will not wait for no one, start the writing when it is still on fire will increase the effectiveness and accuracy of the bright idea. This writing is devoted to the very simple of me. My competence to underlie the structure and the main story is very responsible for the style of this writing and also the hyper creativity that comes out in the right time leads the rest of this writing. I do understand for some reasons that I will make many things in the wrong places and/or bring the negative effects by the end of this writing. As the basic thing I have learned so far, the writing and the time will always in the same place to complete each other. By the time passed, we will see the writing becomes the story that allow many ideas come up, whether to criticise, to give a praise or even to ignore it. To be sure, no one will read the ideas of this writing, if I do not write it.

(more…)