Posts Tagged ‘#Kelas_kepo’

Dalam hiruk pikuk kesunyian malam, sejenak bermimpi untuk kembali ke dunia nyata. Dalam malam-malam akhir-akhir ini, seorang gila namun waras bercerita tentang hal-hal yang tidak ia ketahui. Tentang berbagai pengalaman yang tidak pernah ia alami dan bagaimana ia akhirnya menyelesaikan masalah yang sampai kini membuatnya pusing.

Terkadang sebuah kebohongan takkan nampak jelas jika ia dikemas dengan rapi. Pun begitu sebuah kejujuran akan nampak tak berarti jika ia dikatakan seadanya. Hidup dalam kesederhanaan tak lagi menjadikan kita lebih baik di mata orang lain. Hanya perasaaan tenang bagi jiwa dan raga.

Banyak di antara kita, merasa kuat tuk hal-hal yang tak bisa kita angkat sedikitpun. Tapi juga tak jarang merasa lemah tuk mengatasi masalah yang sangat mudah. Seperti lelaki yang menyatakan dengan mudahnya kata suka dan sayang, dan seperti wanita yang menolak mencinta karena takut dengan rasa sakitnya. (more…)

“Jangan Takut Tekan Enter dan Jangan Lupa EYD

@kelas_kepo

Pertemuan kedua kelas menulis Kepo hari ini (09/12/2015) diawali dengan review dua tulisan peserta dari angkatan kedua. Setelah mengundi secara online melalui alamat web random.org, tulisan dari kak Suci dan kak Nia terpilih untuk diperiksa dan diberikan komentar oleh semua peserta kelas. Semua masukan dan saran yang dikemukakan berfokus pada kesalahan mendasar dalam penulisan, utamanya penggunaan tata bahasa yang baku.

Secara garis besar, ada tiga bagian pokok yang perlu diperhatikan secara saksama sebelum sebuah tulisan tersebut diposting ke halaman web ataupun blog. Penggunaan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD), penggunaan kalimat yang bersifat terlalu subjektif, dan pemberian kalimat penjelas yang memadai merupakan unsur-unsur dasar yang menjadi tolak ukur tulisan yang dianggap berterima dalam dunia kepenulisan. Kesalahan-kesalahan inilah yang banyak ditemukan pada dua tulisan yang dibahas hari ini. (more…)