Posts Tagged ‘sajak’

Pra-pradilan Masa Lalu

Posted: February 23, 2015 in Rasa
Tags: , ,

image

Lama waktu berlalu
Dalam detik jua berganti menit
Melintas masa berselang hari
Sudah lama ini ia terhenti
Tersedak sedikit takut memulai
Jika harap tak lagi berada
Asa pun gugur terderai lenyap

Aku berpikir dalam logika
Kala kita menuntut etika
Saat estetika dan retorika
Bersatu menggugat seketika
Aku berjalan dalam diam
Tanpa gerak dalam ruang
Pikir melayang bagai terbang
Jauh disana tak ingin pulang

Sekali lagi aku kembali
Melihat niat tuk sedikit berbakti
Pada mu diri yang tertatih
Yang kini rentah dan tua menanti
Aku pulang dalam kenangan
Bersama luka berbalut pengalaman
Merasakan rindu yang tak lagi senang
Namun hanya indah mengenang (more…)

Advertisements

Teruntuk diam dalam Maafku

Posted: February 23, 2015 in jelajah, kuliner
Tags: , , ,

image

Ingatkan aku pada waktu
Kala mentari mengalahkan hujan
Panas dan terik pun melelah
Kan ku bawa kau pada tujuan
Nikmati rasa coklat yg meleleh

#YumyumEsGoreng

Teruntuk Kita

Posted: February 23, 2014 in Curcol, Rasa
Tags: , ,

Teruntuk kita
Teruntuk dirimu
Teruntuk rasamu
Teruntuk kita
Dan semua waktu yang terlepas dari genggaman

Teruntuk kita
Jalan itu telah kita lalui
Berdua tak sendiri
Kala diam dalam luka
Kita tetap berjalan bersama (more…)

Kamar itu Tak Berkata

Posted: February 13, 2014 in Rasa
Tags: , ,

Aku pernah sekali
Mungkin juga berkali-kali
Ku buka pintu kamar itu
Dan kusadari aku menemukan kata itu disitu

Kamar itu tak berdinding
Kamar itupun tak berjendela
Hanya pintu waktu yang selalu lupa ditutupkan
Untukku memastikan kamar itu masih disitu (more…)

Rasaku itu Pahitnya Manis

Posted: February 11, 2014 in Rasa
Tags: , , , ,

Pernah rasa dalam lidah mengecap
Terbalikkan mata bukan aroma
Manis itu pahit
Pahitnya pun manis
Aku tegak dalam dudukku
sekali memandang lelah cairnya luka
Pada rindu yang membumi
Terpatri dalam rasa-rasa

Lupa aku dalam ingat
Terkadang sering pada jarangnya waktu
Manis itu juga pahit
Bukan lidah namun hati nan pilu

Rasa-rasanya bukan pahit
Rasa-rasanya bukan manis
Akankah waktumu mulai hambar
Tak ada rasa dari aroma langkah

Tegaknya kaki bukan berdiri
Namun ia lari dalam diamnya
Terus berlari
Hingga tak ada lagi diam dalam larinya.